Selasa, 18 Agustus 2015

Pentingnya Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Bagi Mahasiswa Ekonomi

            Bagaimanakah reaksi anda saat tau anda diterima di salah satu universitas dengan berada di fakultas ekonomi? Apa perasaan anda ketika anda tahu bahwa anda telah sah menjadi anak kampus atau yang biasa disebut mahasiswa dengan status mahasiswa fakultas ekonomi? Apa anda merasa senang? Bahagia? Atau biasa biasa saja? Apa pernah terbayang di benak anda untuk menjalani hidup di bidang ekonomi seperti init? Dan yang paling penting, apa anda mempunyai persiapan yang cukup matang dan mantap untuk berada di fakultas ekonomi?

            Pasti semua pertanyaan diatas sudah terfikirkan dalam benak anda ketika anda secara sengaja ataupun tidak sengaja masuk ke dalam dunia perekonomian di salah satu kampus yang anda pilih. Namun apa yang menjadi masalahnya adalah jika anda tidak tahu sama sekali mengenai pentingnya menumbuhkan jiwa entrepreneur bagi mahasiswa ekonomi. Sebagian dari anda juga mungkin belum mengetahui arti dari entrepreneur itu sendiri apa.

            Entrepreneur atau yang biasa dikenal dengan Wirausahawan adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara mengenai produksi produk baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

            Wirausahawan adalah pengambil resiko yang ekstrem seperti penjudi, berkerja paling sukses dan keras lewat perencanaan dan persiapan untuk meminimalkan resiko yang terlibat dalam rangka untuk lebih mengontrol nasib visi mereka.

            Lalu apakah pentingnya menumbuhkan jiwa seorang entrepreneur atau wirausahawan di diri seorang mahasiswa ekonomi? Tentu sangat amat penting, melihat bahwa kita sekarang telah resmi menjadi mahasiswa ekonomi, maka kita harus punya dasar jiwa sebagai seorang entrepreneur atau wirausahawan.

            Seorang mahasiswa harus mempunyai jiwa entrepreneur atau wirausahawan karna tugas yang kita alami sangatlah berbeda dengan profesi lainnya. Perbedaan antara seorang wirausahawan dengan profesi lainnya dapat dilihat dari segi kelebihan-kelebihan yang dimiliki, seperti kesempatan untuk mewujudkan cita-cita menjadi pengusaha sukses. Anda juga memiliki kesempatan menciptakan perubahan untuk mencapai potensi penuh yang anda miliki sebagai seorang calon pengusaha sehingga menuai keuntungan yang besar dan mengesankan. Anda juga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat sehingga usaha anda dapat di apresiasi dan mendapat pengakuan untuk usaha yang anda buat atau yang anda tekuni yang pada akhirnya anda dapat melakukan apa yang anda idam-idamkan dan bersenang-senang.

            Para penumbuh jiwa entrepreneur juga harus mempunyai sikap yang harus ditemui seperti keinginan untuk preferensi tanggungjawab atas risiko yang lebih besar, karna wirausahawan tidak mengambil risiko secara liar melainkan memperhitungkan terlebih dahulu risiko yang akan diambil. Selanjutnya adalah seorang entrepreneur harus mempunyai keyakinan akan kemampuan mereka untuk menuai kesuksesan hingga menjadi orang yang berhasil. Biasanya memiliki kepercayaan diri terhadap kemampuan mereka untuk keberhasilan.


            Kesimpulannya, seorang yang sekarang telah berstatus menjadi mahasiswa ekonomi wajib menumbuhkan jiwa seorang entrepreneur untuk memiliki orientasi terhadap masa depan. Berorientasi pada masa depan, wirausahawan kurang perduli dengan apa yang telah mereka lakukan kemarin dibandingkan dengan apa yang mereka laukan besok, selanjutnya dan seterusnya hingga memiliki keahlian dalam pengorganisasian, tahu bagaimana menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat.

Permasalahan Perekonomian Indonesia Bagian Timur

            Seperti yang telah kita ketahui bahwa sistem perekonomian di Indonesia patut diprihatinkan. Kesejahteraan yang sangat di idam-idam kan masyarakat Indonesia, khususnya di Indonesia bagian timur nampaknya tak kunjung jua tercapai dan terlaksana sebagaimana mestinya. Permasalahan ekonomi di Indonesia seperti nya sudah menjadi hal yang biasa, terlebih yang terjadi pada daerah Indonesia bagia timur, padahal seharusnya tidak seperti itu. Kenapa permasalahan perekonomian terus terjadi? Mungkin sebagian besar dari kita menanyakan hal yang sama, namun hanya sedikit dari kita yang benar-benar memperdulikannya hingga mencari tau lebih jauh tentang hal tersebut.

            Pertumbuhan ekonomi yang rendah menjadi salah satu faktor utama dalam permasalahan perekonomian di Indonesia bagian timur. Masyarakat di daerah timur sana masih sangat kekurangan segala aspek penting yang kita miliki di daerah perkotaan. Masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia ini sering mengalami kendala pada modal dan investasi, sehingga membutuhkan bantuan dari pihak asing yang hanya akan menambah beban bagi masyarakat.

            Pertumbuhan ekonomi di negeri ini yang lambat juga dipengaruhi oleh naiknya harga minyak dunia. Naiknya harga minyak dunia disebabkan oleh kelangkaan minyak mentah, yang pada akhirnya akan berimbas kepada naiknya harga barang-barang pokok lain dan semakin menyulitkan petumbuhan ekonomi di daerah Indonesia bagian timur dan memperkeruh permasalahan ekonomi tersebut.

            Masalah selanjutnya adalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan hal yang banyak di derita oleh kaum kaum terpinggir dan orang orang plosok seperti di daerah bagian timur Indonesia yang sistem peredaran uangnya masih sangat rendah bahkan masih menerapkan sistem tukar-menukar barang dan bahan pokok lainnya, yang biasa kita kenal dengan barter. Kemiskinan merupakan keadaan masyarakat yang terbilang kurang atau bahkan tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam hidupnya. Masyarakat di daerah Indonesia bagian timur cenderung mengalami penurunan daya beli kebutuhan barang-barang pokok secara umum. Akibatnya, banyak masyarakat di daerah Indonesia bagian timur tidak dapat hidup secara layak dan lagi-lagi berimbas pada masalah perekonomian yang semakin semrawut.

            Pengangguran, ya pengangguran memang tidak dapat dipisahkan dari problematika ekonomi di negeri kita tercinta ini. Secara umum pengangguran dapat diartikan sebagai angkatan kerja yang tidak bekerja. Pengangguran merupakan rantai masalah yang dapat menimbulkan beberapa permasalahan pada suatu negara, salah satunya adalah kemiskinan yang dapat mengganggu pertumbuhan perekonomian suatu negara. Beralih ke topik, pengangguran yang terjadi di daerah Indonesia bagian timur disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan yang sesuai untuk masyarakat disana, ketika masyarakat disana juga kurang mendapatkan pendidikan yang seharusnya diemban minimal sampai jenjang Sekolah Menengah Atas.

            Pendidikan yang tidak sesuai dengan standar kelayakan dan kurang merata nya persebaran pendidikan di daerah timur Indonesia menyebabkan masyarakat disana enggan mengenyam pendidikan. Akibatnya banyak pengangguran dan banyaknya perusahaan yang membuka lapangan kerja tidak mendapatkan Sumber Tenaga Manusia yang bermutu sehingga tidak bisa menambah pemasukan kas bagi negara kita ini. Jadi, kembali kita menelan pahitnya keadaan pertumbuhan perekonomian di Indonesia bagian timur bobrok dari kedua sisi.

            Selanjutnya adalah kesenjangan penghasilan. Kesenjangan penghasilan yang ada di Indonesia ini cukup sangat amat parah, melihat perbedaan yang jauh diantara buruh-buruh dan pedagang serta karyawan yang berkerja dengan cukup keras, lembur hingga lelah hanya mendapatkan penghasilan yang terbilang tidak sesuai. Coba dibandingkan dengan DPR yang sepengelihatan saya pribadi melalui media kabar seperti koran dan televisi, kerjanya hanya tidur pada saat rapat, memainkan gadget pribadi mereka bahkan sampai melakukan perbuatan tercela di gadget mereka yang tidak patut dicontoh bahkan tidak layak untuk saya tulis disini. Coba tebak betapa besar gaji atau penghasilan pokok yang mereka dapat? Ya, mereka mendapatkan gaji yang terbilang cukup besar untuk pekerjaan yang sangat tidak sesuai, belum lagi terhitung penghasilan ‘sampingan’ mereka.

            Dimana aplikasi dari makna yang terdapat pada pedoman negara kita Pancasila nomor 3 dan 5? Apakah Pancasila hanya merupakan pajangan dan gantungan di gedung gedung? Apakah Pancasila sekarang hanya merupakan sebuah properti belaka tanpa makna? Sungguh kenyataan yang memuakkan melihat mereka yang berada di daerah Indonesia bagian timur sengsara meskipun dengan segala jeripayah mereka, sementara jabatan yang diagung-agungkan di negeri ini dengan harapan dapat membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik, justru kerjanya hanya meneripa upah tanpa melakukan suatu hal yang berguna. Kesenjangan penghasilan yang seperti inilah yang membuat sulit pertumbuhan ekonomi masyarakat di Indonesia bagian timur.

            Inflasi yang tengah dihadapi Indonesia juga berdampak besar terhadap permasalahan ekonomi yang ada di negara ini, khususnya di daerah daerah bagian timur.  Inflasi ditandai oleh kenaikan harga barang dan jasa secara keseluruhan. Hal ini akan menimbulkan penurunan daya beli masyarakat terhadap barang dan jasa. Inflasi berdampak pada lesunya kegiatan perekonomian, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah, melemahnya nilai rupiah, dan ketidakstabilan perekonomian negara.

             Jika sedikit persen saja inflasi di negara ini bertambah, dampaknya akan sangat parah bagi kelangsungan hidup masyarakat di daerah bagian timur sana, contohnya kenaikan harga bahan pokok. Akibatnya, banyak warga yang tadinya cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok, karna adanya inflasi, mereka jadi tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mengakibatkan kemiskinan. Imbasnya, pertumbuhan perekonomian di bagian timur Indonesia akan semakin tersendat.

            Selanjutnya ada hutang luar negeri. Sampai saat ini, Indonesia memiliki hutang luar negeri yang sangat banyak yakni lebih dari USD 100 miliar. Indonesia adalah negara dengan hutang luar negeri terbesar ke-3 di dunia setelah Brazil dan Meksiko. Hutang luar negeri ini juga akan banyak berdampak bagi kelangsungan hidup warga dan masyarakat Indonesia, terutama Indonesia bagian timur yang sekarang tengah mengalami kesulitan perekonomian yang cukup rumit.

                 Hutang luar negeri yang terus menumpuk tersebut menyebabkan terjadinya berbagai masalah perekonomian seperti nilai mata uang Rupiah yang terus menurun. Akibatnya, akan terjadi inflasi yang cukup besar sehingga menyebabkan kemiskinan, pengangguran, terlambatnya pertumbuhan ekonomi di wilayah timur dan sebagainya.

            Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia selalu mengalami defisit. Defisit adalah saat ketika anggaran belanja lebih tinggi dari anggaran pendapatan. Apa kalian tau penyebab utama kenapa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di Indonesia selalu mengalami defisit? Ya, itu karna ulah perilaku pemerintah yang kurang bertanggungjawab dalam meminimalisir Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, bahkan mereka sekarang sedang meminta anggaran apresiasi yang jumlahnya triliyunan. Itulah salah satu alasan kenapa hutang negara kita terus menumpuk. Penyebab utamanya adalah korupsi, perilaku pemerintah yang sangat boros anggaran, dan subsidi yang tidak tepat sasaran.

            Apa dengan perilaku diatas mereka tetap berharap negara Indonesia dapat sejahtera dengan menyeluruh dari bagian timur sampai barat? Apa ada seorang anak yang tidak merasa sedih ketika kue ulang tahun yang dijanjikan ibu nya ternyata malah dimakan sendiri? Sama halnya seperti “apa ada masyarakat yang tidak kecewa ketika kesejahteraan yang dijanjikan pemerintah pada saat pemilu, justru malah dinikmati sendiri oleh pemerintah tersebut?”. Seharusnya pemerintah harus meminimalisir pengeluaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara demi menutup hutang luar negeri kita yang sudah terlalu banyak.

            Ketidakmampuan industrial di daerah Indonesia bagian timur juga dapat dibilang sangat tidak mumpuni. Kebanyakan industri di Indonesia hanya merakit barang saja tanpa tau cara menciptakan alat alat yang dirakit tersebut. Kalaupun ada industri besar yang kalian jumpai di Indonesia bagian timur, percayalah itu bukan milik orang timur itu sendiri melainkan itu adalah industri milik orang asing.

            Perindustrian disana masih sangat bergantung pada ekonomi, bahan baku, dan teknologi asing. Padahal pada dasarnya, kita memiliki kekayaan dan sumber daya alam yang sangat berlimpah, namun karna masyarakat kita tidak mengelola nya dengan baik, dan pemerintah pun seperti acuh tak acuh, seperti telah memiliki “permainan” tersendiri, kita harus rela harta kekayaan alam kita yang sangat berharga, di ambil oleh industri asing dan yang kita dapatkan hanya pendapatan dari pajak dan buruh upah saja. Kenapa hal ini terus-menerus terjadi? Tidak adakah yang cukup berani untuk menghentikan semua kebodohan ini? Ini masih menjadi sebuah misteri.

            Ketidakmampuan mengelola Sumber Daya Manusia di daerah Indonesia bagian timur sana menjadi salah satu faktor permasalahan perekonomian negara ini. Walaupun secara notabene penduduk Indonesia merupakan penduduk ke-4 terbanyak di dunia, namun Sumber Daya Manusia yang ada di Indonesia masih sangat minim, terutama pada wilayah bagian timur. Hal ini disebabkan karna kurangnya masyarakat timur sana yang mengenyam pendidikan yang tinggi dan juga kurangnya minat untuk mengejar pendidikan setinggi-tingginya. Akibatnya, masyarakat yang berada di daerah bagian timur sana hanya berdiam dirumah, atau mengerjakan sesuatu yang lain seperti melakukan pekerjaan rumah sehari hari.

            Dampak yang di timbulkan dari kurangnya pendidikan yang sesuai dengan standar dan kualitas untuk menjadi Sumber Daya Manusia yang mumpuni mengakibatkan minimnya Sumber Daya Manusia sehingga pada akhirnya negara kita harus mendatangkan tenaga ahli Sumber Daya Manusia dari negeri lain, dan kita hanya menjadi pembantu di negara kita sendiri. Sungguh ironis sekali melihat kenyataan pahit seperti ini.

            Penguasaan Ilmu Pengetahuam dan Teknologi juga masih sangat kurang dikuasai bagi orang orang yang berada di daerah Indonesia bagian timur. pasalnya, kekurangan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi disebabkan oleh minim nya teknologi yang dapat masuk dan berkembang sampai ke daerah timur sana. Bahkan sampai sekarang, masih banyak masyarakat yang tidak atau kurang mengerti apa yang dimaksud dengan internet.

            Mereka lebih cenderung memilih melakukan sesuatu yang bagi mereka bermanfaat, dibandingkan harus repot-repot belajar mengenai internet, kemajuan teknologi dan lain lain. Kesalahpahaman yang seperti itulah yang menyebabkan minimnya penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, yang pada akhirnya akan mengakibatkan masyarakat disana tidak bisa mengelola kekayaan mereka sendiri. Ujungnya, mereka hanya dijadikan budak dan diberi upah yang sedikit dari kekayaan alam mereka sendiri, karna pihak-pihak industri dari luar lebih mengetahui mengenai Ilmu Pengetahuan dan Tekonogi, serta mereka juga tahu cara mengelola kekayaan alam. Sungguh, ironi tetaplah ironi.

            Korupsi, inilah yang sebenarnya menjadi permasalahan utama dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia yang selalu terhambat. Korupsi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti “penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain”. Korupsi yang dilakukan oleh pemerintah sangatlah kejam dan membunuh masyarakat secara perlahan. Bagaimana tidak, ketika sang para pelaku korupsi tengah asik berbahagia dan tertawa lepas bersama rekan-rekan nya yang sama busuk, mereka tidak perduli bahwa dibalik setiap kebahagiaan dan tertawa yang mereka lepaskan ternyata ada penderitaan dan tangisan masyarakat yang harus berjuang demi mempertahankan hidupnya.

            Apa tidak ada rasa iba para koruptor pada orang yang rela bekerja siang dan malam hanya untuk membahagiakan keluarga tercinta nya? Apa para koruptor sudah kebal dengan api neraka dan tidak takut lagi kepada Tuhan Yang Maha Esa, ketika mereka dengan perasaan senang mengambil hak yang bukan hak mereka? Apa mereka tidak punya fikiran dan hati, ketika apa yang telah mereka lakukan itu, semuanya akan berdampak kepada masyarakat luas, terutama yang berada di daerah Indonesia yang jauh dari kata sejahtera seperti di daerah Timur?

            Dari semua hal yang sudah diterangkan diatas secara jelas dan terperinci, kita dapat menyimpulkan beberapa hal yang sangat penting, yaitu kegagalan pertumbuhan perekonomian di daerah Indonesia bagian timur bukanlah seratus persen kesalahan dari warga masyarakat timur itu senidiri, melainkan juga karna kurangnya perhatian dan tanggungjawab penuh dari pemerintah terkait dengan permasalahan pertumbuhan ekonomi tersebut.

            Solusi kongkret yang dapat saya berikan dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap pemerintah dengan segala sistem pemerintahannya, saya ingin menghimbau kepada para pemerintah untuk tidak memikirkan kesejahteraan dan kesenangan pribadi tanpa memikirkan keperdulian sekitar. Seharusnya pemertintah lebih bertanggungjawab dalam pengatasi permasalahan yang terjadi di Indonesia, khususnya di daerah timur. banyak masyarakat di daerah timur sana yang masih kesulitan dan kekurangan dari segi pendidikan, sarana dan prasarana, ilmu pengetahuan dan teknologi serta sumber daya manusia. Jadi kenapa pemerintah tidak bekerjasama dengan para masyarakat untuk bisa mengelola kekayaan alam mereka sendiri.

            Berilah kebijakan dan solusi yang baik demi memperbaiki sistem pertumbuhan perekonomian Indonesia. Tolong semua orang dan masyarakat kecil untuk mendapatkan hak nya yang lebih baik dari hari ini, bukan hanya kerja dari pagi hingga malam dengan upah yang tidak sepadan. Stabilkanlah harga-harga bahan pokok yang melampau naik tinggi karna pemerintah mungkin bisa membeli semua bahan pokok yang mereka butuhkan, tapi tidak dengan masyarakat yang kesulitan di daerah timur sana yang masih sangat kekurangan dan bahkan masih tidak tau dan tidak mengikuti perkembangan jaman yang ada.

            Kami masyarakat berharap besar pada kinerja pemerintah yang benar dan sesuai dengan tujuan dan kepentingan bersama bangsa Indonesia, yaitu menuju Indonesia yang lebih baik. Bawalah perubahan terhadap pertumbuhan perekonomian bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi dari hari kemarin. Kami butuh pemertintah yang kami harap, bukan yang kami kesal.

Selasa, 29 Juli 2014

The Story So Far

Pagi, Siang, Sore, Malam, untuk kalian yang gak punya kerjaan dan iseng iseng mampir untuk ngeliat blog dan ngebaca postingan gue yang kurang bermutu ini kapanpun dimanapun. Gue sangat berterimakasih atas perhatian dan antusias tanpa batas kalian yang masih sempet sempetnya buang buang kuota hanya untuk klik situs atau link yang gue share. Terimakasih, gue gak akan berarti.. tanpa Indomie.

Setelah hampir 3 tahun gua berkelut dengan segenap kerumitan dan kemudahan dalam menghadapi setiap persoalan hidup sebagai anak SMA kemarin.. Alhamdulillah, kemampuan otak gue berkembang cukup memuaskan. Gue naik ke kasta pendidikan yang tertinggi, yaitu jadi anak kuliahan. So, here i am, menekuni kuliah di Universitas Negeri Jakarta🙌

Throwback SMA, yang paling gak gue suka dengan kenaikan kelas atau itu cuma satu, perpindahan murid. Pengacakan murid.  Satu tahun yg udah gue mulai capek capek dari yang tadinya kaku jadi idiot, beku jadi cair, turun jadi naik. Eh, turun jadi naik? Ahsudahlah. Satu tahun yang gue bina baik baik dengan temen yang awalnya diem dieman sampai akhirnya minum air selokan bareng, harus kandas dipisahkan oleh kenaikan kelas. Itu tuh sama aja kayak lu udah berusaha ngegebet calon lu dari nol, pas udah sukses, eh gebetan lu pindah ke pakistan, jadi ibu rumah datar, soalnya gaada tangga. Gitulah.

Guesih gak bermasalah punya temen baru, harus mulai dari awal lagi dengan semuanya. Yang jadi masalah, gue gak suka punya musuh baru. Pasti ada aja satu atau dua orang yang gak suka dengan gaya lu, padahal gaya lu ya gaya lu. Gaya gayaan lu. Lah ini kenapa jadi gue yang ngomel?-_- Back to the topic, padahal lu ngerasa lu itu asik asik dan biasa aja kan, tapi kenapa ada aja orang tbtb ngebenci lu dengan alasan yang tak jelas. Apa aku pernah mengeluh? Apa aku pernah berlari... Ini kenapa gue jadi nyanyi lagu lobow? Balik ke persoalan, setiap orang pasti kan punya kepribadian yang berbeda beda kan? Gak mungkin juga kan setiap orang harus selalu seperti apa yang diinginkan otak keren lu? So, apa lu gak sanggup menerima perbedaan dengan baik? Kenapa lu jadi keras sendiri padahal gak ada yang ngerangsang? Kelainan kan? Kalo emang lu gak suka sama orang itu, kenapa lu gak diem aja? Kenapa susah susah cari musuh kalo temenan itu lebih sehat dan banyak manfaatnya, membantu pertumbuhan, melancarkan peredaran darah, serta mengurangi resiko kanker payudara. jadi buruan bundaa, angkat telfon nya, hubungi call center kami dan pesan sekarang juga.. *bakat jadi sales barang di tv*

Akhirnya setelah sekian lama gue bergelut dengan rumitnya segala kisah di SMA, mulai dari asmara, karir dan zodiak, gue berbakat untuk bilang bahwa "shio kamu tikus, kamu ga cocok kerja di air, karna basah. mau tau kehidupan kamu lebih lanjut? ketik..." ah, serius jans. iya iya. nah gitu dong, buat aku bangga. iya, terimakasih ya aku. sama-sama aku. Akhirnya asmara gue kandas, tapi gua gamau bahas itu disini sekarang. bakalan ada "Bego Cinta: Reborn" nanti, wait for it!

Akhirnya gue melanjutkan ke dunia perkuliahan, sekarang ini sudah 2 semester yg gue lalui dengan... cukup buruk:( tapi bukan karna kemampuan otak gue yang paspasan. Tapi juga gua gamau nyalain dosen, soalnya.. batre nya belum dimasukkin, jadi gabisa dinyalain._. Semua ini cuma karna Allah mau ngasih gue jalan yang berat, sebelum nanti dikasih kemudahan dan kebahagiaan, Amin😇 " We made our mistakes, but it's not too late. We had to learn the hard way" - Gold (Sleeping With Sirens)

masalah percintaan akan gua buat post yg spesiaaaal bgt buat orang yg spesial yg gua temuin dan insha Allah gua jadiin teman hidup~ #njas #jans #snaj #ajns "When Broken Boy Meets Broken Girl", wait for it too, netizen ;) byebyebye!❤

Minggu, 26 Januari 2014

Sick Is Suck

Sakit itu ngeselin ya. Sama kayak guru bahasa Indonesia gue kelas X, apa-apa maunya selalu bener dan gak boleh berisik. Kalo berisik sedikit aja, ditegurnya bukan galak, tapi halus. Tapi halus nya itu bukan halus baik juga, lebih ke halus yg nusuk. Nyelekit. Dia ngomong pelan, tapi bikin malu, pedes! Mungkin dulu mamanya ngidam cabe di gula in. Sumpah, omongan nya nyindir abis. Pernah temen gue berisik sedikit diginiin sama, sebut saja namanya Mawar, gini "kamu bisa dibilangin kan ya nak? Kamu tuh harus nya malu sama temen temen kamu yg gak berisik. Mereka ngerti kalo ibu bilangin. Berarti mereka berakal. Kalo kamu gak ngerti dibilangin, kamu gak berakal dong? Mau ibu bilang gak berakal?" Dan kata kata 'halus' ini berlangsung hampir setengah jam. Mungkin kalo dia ocehin tukang ketoprak, mulutnya bakalan di karetin dua. Ah, kenapa jadi ngomongin guru itu. Itukan dulu.

Sakit itu selalu nyiksa, sakit luka, sakit hati. Sakit luka itu perihnya di luar, tapi sembuhnya cepet. Sedangkan sakit hati, perih di dalam, sembuhnya lama. Sama kayak yg udah putus tapi masih cinta, dan yg di cintai malah punya kekasih baru. Baryaaa. Tapi ada satu sakit yg malah buat kita bahagia. Sakit jiwa. Bahagia gak sih? menurut gue bahagia, buktinya gue bahagia. Sakit itu juga biasanya bisa buat kita berhalusinasi akan suatu hal, dari yg indah sampai yg serem. Gue lagi sakit, gue baru bangun tidur, setengah sadar, gue berhalusinasi gue ngeliat pocong di depan pintu kamar gue, pas gue kucek mata gue, eh mama gue lagi pake mukena buat sholat-_-

Tapi ini serius, pernah waktu smp, gue pulang malem naik sepeda motor lewat kuburan. Kata orang kalo lewat kuburan, gak boleh ngebut, nanti setan nya bangun. Lah ini apa hubungannya? Kalo setannya bangun, terus dia jadi orang lagi gitu? Apa kalo setannya bangun, terus dia mampir ke kuburan tetangga nya, ngerumpi atau ajak makan ke Sevel (Setan Eleven) ? Pokoknya gitu lah. Yaudah gue turutin aja, drpd di ganggu. Akhirnya, gue jalan pelan menyusuri depan kuburan itu. Tiba-tiba gue ngeliat cewek, rambutnya panjang, pake gaun putih agak kotor. Pas gue makin deket, gue liat mukanya, matanya, tatapannya kosong. Agak merinding sih. Yaudah gue lewatin tuh cewek, pas gue pengen liat tuh cewek dari Spion... ILANG!! mampus gue teriak! Gue teriak "Spion gue manaa! Spion gue ilang!". Ternyata gue emang lupa masang spion baru di motor gue-_-

Eh, kalian fikir ini cerita setan ya? Huft, kalian salah blog. Ini kan blog nya Jans Revaldo, blog buat lucu-lucuan aja. Sekian dulu deh, tunggu postingan selanjutnya yaaa. Salam Sakit Selalu!!

Senin, 23 September 2013

Masih anak sekolah, 2 SMA

Fyuuuh, akhirnya ada kesempatan bagi gue untuk memberi makan blog gue yang udah sembilan bulan gak keurus. Seandainya blog gue ini orang, hmmm... bayangin ajadeh sendiri.
SMA? Yaps, akhirnya gue udah ngerasain yang namanya duduk dan makan bangku sekolah kelas 11. Eh tunggu, makan bangku itu cuma kiasan aja ya. Yekali gue makan bangku sekolah gitu, pake nasi sama sambel. Se-Laper apa gue coba sampe makan bangku gitu?-_- Selaper Blog gue yang udah 9 bulan gak keurus? Ahsudahlah.
Yeah, gue sekarang resmi menjadi murid kelas 11 IPS di SMA gue. Kenapa gue bangga jadi anak IPS drpd jadi anak IPA? Karna tadinya gue berfikir kalau hidup di dunia IPS itu indah, santai, dan gak harus berkelut dengan segenap rumitsisasi rumus fisika dan kimia yang mempersulit jalan fikiran gue untuk mencapai harmonisisasi hati yang justru hanya menimbulkan konspirasi kemakmuran yang akhirnya menyebabkan sebuah statusisasi yang mempersulit keadaan labil ekonomi. Emang, Singapore panas bgt, -_-
Kenapa gue bilang tadinya? Karna ternyata hidup sebagai Ikatan Pelajar Sukses gak semudah dengan apa yang di-skenario-kan otak gue. Dan guru ekonomi nyaaaa... Ahsudahlah! Kalo gue omongin disini, blog gue bisa di sensor sama pemerintah, dan bahkan gue bisa dilaknat sama si Gus.... dur!-_- Udahlah, kacau otak gue kalo ngomongin guru itu. Sekali aja di kelas dia udah melangkahkan kakinya masuk satu langkah melewati sudut-sudut sisi persegi panjang kearah atas yang diisi oleh dua buah pintu yang terbuka, mendadak suasana berubah menjadi angker dan menegangkan, awan-awan menjadi gelap hingga muncul petir, angin mulai berhembus kencang, dan otak gue? Beeeeeeh, seandainya aja kalo di depan dan di sudut ruangan otak gue ada kamera, pasti otak gue udah melambaikan syarafnya, mengartikan bahwa dia gak kuat, sama playboy-_-
Cinta? Okay, yaps, yeah, yes. Setelah hampir setahun lebih gue ngejomblo, akhirnya gue punya sesosok orang yang mampu menemani kesepian di setiap hari hari gue. Dan yang paling gak gue sangka, ternyata orang itu adalah dia yang musuh bebuyutan gue semasa kelas 10. Siapa tebak? Yeah, Hillery. Jadi ceritanya waktu mau naik naikan kelas, kita memutuskan untuk saling bermaaf-maafan, walaupun gue tau saat itu sedang bukan bulan ramadhan, hari lebaran dan cuaca juga sedang tidak turun hujan. Entah takdir apa yang memutuskan dua manusia gila ini untuk saling minta maaf, kita mulai deket. Dia sering curhat ke gue tentang pacarnya, gue sering curhat ke dia tentang nenek gue. Maklumlah, jomblo mana coba yang ceritain pacar?-_- jomblo gila yang sangking gak laku nya sampe ngaku ngaku punya pacar, dan buat tweets dari pacar khayalan ke dia lewat twitter? Hahaha, ini terlalu frontal. maaf ya yang kesinggung. Akhirnya setelah dia putus sama pacarnya, dia mendekati gue. Gue juga nyaman aja sama dia, asik, orangnya enak, gila, seru, gampang ketawa, pilihan gue banget deh. Dan, jengjengjeeeng~ tanggal 7 juni 2013 kita resmi berpacaran. Akhirnya gak jomblo lagi:) Walaupun kita berbeda agama, tapi kalo memang kita ditakdirkan berjodoh, Tuhan selalu membukakan jalan kok:) pokoknya gue suka semua hal yang ada dan tercipta dari dirinya dan tingkah lakunya. Sampai pada suatu saat, kita putus grgr suatu hal. Gue sakit hati. Tapi gue masih sayang, tapi gitudeh masalahnya rumit. Sampai pas gue mau putusin kalo gue emang bener bener ngerelain dia pergi, dia minta balikan lagi. masalahnya adalah, pada saat yang sama, gue udah suka sama seseorang yang lain. Emangsih cuma sekedar suka dan deket sama orang itu, gak terlalu berharap hal yang lebih. tapi namanya juga suka, hati gak bisa bohong dong kalo ada rasa ingin memiliki orang yang kita suka? Tapi setelah menimbang, mengukur dan membanting, emang lagi lagi cuma Hillery yang tetep selalu ada dan setia buat gue. gue bersyukur banget punya pacar kayak dia. I love her so much deh pokoknya♡ gatau entah sampai kapan, tapi kalo emang suatu saat kita gak ditakdirkan untuk sama sama lagi, gue paling cuma bisa merasakan kesenangan melihat dia sama cowok ain bahagia, walaupun hati gue sakit. Udah ah, gak mau terlalu kebawa galau di blog. Nanti blog gue jadi sasarannya anak anak galau lagi:( blog ini kan cuma tempat buat menghibur aja. Udah, cukup segini dulu celoteh gue di blog. Dalam waktu dekat, mungkin gue akan ngeblog lagi. Sekian dan terimakasih:)
Eh bentar, ada request dari temen sekelas gue yang namanya pengen banget ada di blog gue, namanya Reynald Mahesa. Sedikit tentang dia, dia orang baik baik, anak pengajian, seru dan easy going. Ngakunya sih mantannya Eka Luthfi, temen sekelas gue, tapi gataudeh. Udah ah, Sekian! :)

Kamis, 27 Desember 2012

Cita cita

Oke, kali ini gue akan bahas tentang cita cita. dulu waktu tk gue dan temen temen gue udah diajarin hal yang salah sama guru gue. guru gue bilang "jadi dokter itu enak loh, bisa suntik suntik orang banyak. cus cus cus, sembuh deh" ini salah banget ya, lu bayangin coba ditempat yang banyak orang seperti di mall, grosir, super market. mereka sedang asik asiknya belanja, pilih pilih baju, kebutuhan, dan pernak pernik dengan santai, membayangkan bahwa hidup normal mereka masih panjang. tiba tiba temen gue yang cita citanya jadi dokter datang ke tempat tersebut dan disuntik suntik semua orang itu pake suntikan mamanya (yang kebetulan dokter) dengan perasaan bahagia. bahaya, itu malpraktek kampret! bukannya yang sakit jadi sembuh, tapi yang beneran sembuh jadi cacat permanen karna dokter gila yang menancapkan suntik secara harfia ke kepala, leher, badan, sampe bagian bagian yang tidak boleh ditulis disini.
guru tk gue juga bilang hal yang gue fikir cocok jadi cita cita gue. dia bilang "jadi pilot juga enak, bisa terbang terbang membawa orang banyak" dan tangannya (seolah olah pesawat) di naik-turunkan dengan absurdnya. gue mulai berfikir bahwa cita cita ini lebih bahaya, untuk gue sendiri bahkan. lu bayangin seandainya gue beneran jadi pilot (walaupun gak mungkin) dan terbangin orang banyak dengan kondisi naik-turun-naik-turun, yang ada gue nabrak gunung mahameru dengan perasaan bahagia. dan mati secara keren. berita mulai bermunculan dikoran dan televisi "sebuah pesawat menabrak gunung mahameru karna sang pilot menaik-turunkan kemudi laju pesawatnya dengan perasaan gembira" gak ngerti gue dan gabisa bayangin gue seandainya ada berita kaya gitu.
ngomong ngomong tentang pesawat, gue punya hal absurd yang gabisa gue lupain ya. kalian pernah denger kan kalo waktu kecil kita pernah disuapin ibu kita dengan hal hal yang kurang wajar seperti "aaa, aldo aaaa. pesawatnya mau landing. aaaa" itu yang bikin gue rusak, sampe kelas 5sd kalo liat pesawat gue selalu bilang "turuuun pesawat, gue lapeeer. turuuun" tapi alhamdullilah sekarang udah agak mendingan. kalo liat kereta gue baru kambuh lagi-_-
oke balik ke cita cita. dulu cita cita gue polisi ya. kenapa polisi? karna gue rasa polisi itu keren banget men. bayangin tokoh polisi, pake baju coklat, celana coklat, gesper, perut buncit, persis kaya anak pramuka cilik yang baru disuapin pesawat sama mamanya. dulu kerjaannya polisi itu menjaga, melindungi, mengayomi masyarakat. waktu dobrak pintu markas penjahat juga keren. Jeder, "Angkat tangan! Angkat Tangan!" tapi sekarang, semenjak munculnya briptu chaiya chaiya dan bripda "ganteng" (baca: tanda kutip), tugas polisi nambah men, ngedangdut. ini ngedobrak pintu markas penjahat juga jadi absurd ya. Jeder, "Angkat tangan! tangannya yang disana manaaa? disini manaaa? angkat maaang". untung mereka udah gak tenar. Sekian dari gue Jans Revaldo. tunggu postingan selanjutnya, dan wasallam.

Jumat, 07 Desember 2012

Failed perjusa.

Bagi kalian yang belum tau perjusa itu apa, gue akan kasih tau. perjusa itu adalah singkatan dari "Perkemahan Jum'at Sabtu" dan sampe sekarang gue belum kenal orang yang buat singkatan perjusa itu. nanti gue coba cari di friendster-_-
Cerita kali ini masih tentang gue sebagai orang pertama pelaku utama, dan yang lainnya figuran abadi. jadi, acara perjusa itu diadakan pada jum'at sekitar 2minggu yang lalu sekitar pukul 15.00 SM(sebelum magrib). sebelum acara ini dilaksanakan, ada beberapa kakak osis yang bertugas untuk dimakan oleh para siswa, tinggal leb! oke, itu sosis. jadi, osis itu memberitahukan gue dan para figuran abadi yang lain tentang apa apa saja yang harus dibawa untuk acara perjusa. dimulai dari kalung yang terbuat dari tali rafia berwarna hitam putih, dikepang-_- nametag bentuk sepatu dan disuruh tempel foto gue lagi nembak kakak kelas, Cowok-_- sampai topi dari bola plastik yang harus dipilok hitam dan ditaliin pake rafia warna hitam putih, dikepang lagi-_-" mereka juga menyuruh gue dan masih tetep ada figuran abadi yang lain untuk membawa makanan ringan, minuman ringan, dan lauk-pauk ringan. apa lagi ini? lauk pauk ringan? pokonya gitulah.
sampai hari yang ditentukan, gue cuman ngerjain topi sama kalung. nametag? lupakan itu, gue bukan homo! akhirnya gue dan para figuran abadi yakni acid,sarmer,luthfi, dan natashia sampai disana dengan keadaan yang sudah gue prediksikan pake bola kristal? asek, gue tau gue pasti TELAT! sesampainya disana gue udah seneng ngeliat ada delapan tenda dibangun dan ditata dengan rapi, sayangnya tenda cowo dan cewe dipisah-_-"
semua suasana kemping itu gue rasakan dengan baik selama dua jam dari jam 3sore sampe jam 5sore. kemudian semuanya berubah saat negara api menyerang. Yap, semua suasana yang gue rasain itu semakin bertambah buruk setiap dua detik, dimulai dari bocornya tenda gue dengan datangnya hujan rintik-rintik, sampai pengen hampir rubuhnya tenda gue karna hujan lebat selama setengah jam. tadi gue udah ceritain tentang gue berantem belum? lupakan. Semua hal biasa biasa aja itu seketika berubah menjadi horror dan dramatis. gue dan para figuran yang lain terpaksa berusaha buat megangin tiang tenda yang diterpa badai itu supaya tidak roboh. guru dan kakak osis tidak ikut ambil bagian dalam hal ini, dasar! akhirnya dengan inisiatif gue dan para figuran memasukan barang barang pribadi kedalam sebuah kantung trashbag besar dan lari ke panggung, satu satunya tempat yang aman dimana guru dan osis itu duduk duduk santai, dasar! ngga sampe situ aja, hari mulai malam, kami kedinginan, kelaparan, sampai ada beberapa setan yang kesurupan manusia-_- akhirnya gue dikasih makan juga, nasi tiga sendok makan dan fried chicken yang rasanya kurang memuaskan, tapi semua itu terasa enak jika anda lapar, kedinginan, dan ditambah suasana horror full. gue udah cerita tentang figuran yang nyaris mati karna kedinginan belum? lupakan.
Akhirnya satu persatu figuran abadi itu meninggalkan tempat berlangsungnya kegiatan aneh itu dengan berbagai cara. mulai dari dijemput, dianterin pulang sama gebetan, sewa angkot, sampe yang paling horror jalan kaki. dan suasana menyenangkan justru terjadi di akhir akhir perjusa, disitu moment indah terjadi ke gue. gue dan temen sekelas akhirnya berjalan kaki keluar dari tempat perkemahan yang disebut Jambore itu, gue berjalan santai dan sedikit mengeluarkan bakat melucu gue selama perjalanan itu. jujur gue juga takut kalo jalan malem malem, sepi, horror, diketawain kuntilanak, kan ga seru! selama perjalanan singkat itu gue merasa seneng karna akhirnya ada sebuah kekompakan yang dijalin bersama satu kelas tercinta. dan pada akhirnya gue dijemput abang gue dengan sebatang motor keluaran terbaru dengan sistem full injection Soul GT gue. norak! sekian deh tentang cerita failed perjusa ini. Thanks for figuran: Januwa,Acid,Sarmer,Luthfi,Krisna,Ojan,Tri,Aulia,Nina,Zhafira,Desti,Anya,Dian,Natashia,Tyas,Nev dll yang gabisa gue ketik satu persatu lagi, capek-_-
Sekian dan Terimakasih.