Oke, kali ini gue akan bahas tentang cita cita. dulu waktu tk gue dan temen temen gue udah diajarin hal yang salah sama guru gue. guru gue bilang "jadi dokter itu enak loh, bisa suntik suntik orang banyak. cus cus cus, sembuh deh" ini salah banget ya, lu bayangin coba ditempat yang banyak orang seperti di mall, grosir, super market. mereka sedang asik asiknya belanja, pilih pilih baju, kebutuhan, dan pernak pernik dengan santai, membayangkan bahwa hidup normal mereka masih panjang. tiba tiba temen gue yang cita citanya jadi dokter datang ke tempat tersebut dan disuntik suntik semua orang itu pake suntikan mamanya (yang kebetulan dokter) dengan perasaan bahagia. bahaya, itu malpraktek kampret! bukannya yang sakit jadi sembuh, tapi yang beneran sembuh jadi cacat permanen karna dokter gila yang menancapkan suntik secara harfia ke kepala, leher, badan, sampe bagian bagian yang tidak boleh ditulis disini.
guru tk gue juga bilang hal yang gue fikir cocok jadi cita cita gue. dia bilang "jadi pilot juga enak, bisa terbang terbang membawa orang banyak" dan tangannya (seolah olah pesawat) di naik-turunkan dengan absurdnya. gue mulai berfikir bahwa cita cita ini lebih bahaya, untuk gue sendiri bahkan. lu bayangin seandainya gue beneran jadi pilot (walaupun gak mungkin) dan terbangin orang banyak dengan kondisi naik-turun-naik-turun, yang ada gue nabrak gunung mahameru dengan perasaan bahagia. dan mati secara keren. berita mulai bermunculan dikoran dan televisi "sebuah pesawat menabrak gunung mahameru karna sang pilot menaik-turunkan kemudi laju pesawatnya dengan perasaan gembira" gak ngerti gue dan gabisa bayangin gue seandainya ada berita kaya gitu.
ngomong ngomong tentang pesawat, gue punya hal absurd yang gabisa gue lupain ya. kalian pernah denger kan kalo waktu kecil kita pernah disuapin ibu kita dengan hal hal yang kurang wajar seperti "aaa, aldo aaaa. pesawatnya mau landing. aaaa" itu yang bikin gue rusak, sampe kelas 5sd kalo liat pesawat gue selalu bilang "turuuun pesawat, gue lapeeer. turuuun" tapi alhamdullilah sekarang udah agak mendingan. kalo liat kereta gue baru kambuh lagi-_-
oke balik ke cita cita. dulu cita cita gue polisi ya. kenapa polisi? karna gue rasa polisi itu keren banget men. bayangin tokoh polisi, pake baju coklat, celana coklat, gesper, perut buncit, persis kaya anak pramuka cilik yang baru disuapin pesawat sama mamanya. dulu kerjaannya polisi itu menjaga, melindungi, mengayomi masyarakat. waktu dobrak pintu markas penjahat juga keren. Jeder, "Angkat tangan! Angkat Tangan!" tapi sekarang, semenjak munculnya briptu chaiya chaiya dan bripda "ganteng" (baca: tanda kutip), tugas polisi nambah men, ngedangdut. ini ngedobrak pintu markas penjahat juga jadi absurd ya. Jeder, "Angkat tangan! tangannya yang disana manaaa? disini manaaa? angkat maaang". untung mereka udah gak tenar. Sekian dari gue Jans Revaldo. tunggu postingan selanjutnya, dan wasallam.
Kamis, 27 Desember 2012
Cita cita
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar